Tiga Guru dan Tiga Murid MAN 9 Jakarta Asah Kompetensi Biologi Melalui Kolaborasi FMIPA UNJ dan Kanwil Kemenag DKI Jakarta

Jakarta (Humas MAN 9) — Tiga guru dan tiga murid MAN 9 Jakarta mengikuti Program Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) Rumpun Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi FMIPA UNJ dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dan MGMP Biologi Madrasah Aliyah DKI Jakarta ini bertujuan memperkuat kompetensi guru dan murid melalui pelatihan berbasis praktik di laboratorium.

MAN 9 Jakarta mengirimkan tiga guru, yaitu Tinia Leyli Shofia Ahmad, S.Pi., M.Si., Dwi Drawidayanti, S.Pd., dan Zahrotun Nisa, S.Pd., serta tiga murid untuk mengikuti berbagai kelas pelatihan sesuai bidang yang diminati. Kehadiran rombongan MAN 9 Jakarta menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan penguatan pengalaman belajar murid melalui kemitraan dengan perguruan tinggi.

Selain mengikuti kegiatan sebagai peserta, Tinia Leyli Shofia Ahmad, S.Pi., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua MGMP Biologi Madrasah Aliyah DKI Jakarta, turut berperan dalam menjembatani kolaborasi antara FMIPA UNJ dan guru-guru Biologi madrasah se-DKI Jakarta. Sinergi tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru Biologi dan murid madrasah melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.

Selama kegiatan, para guru mengikuti pelatihan dalam beberapa kelas tematik, antara lain Implementasi Kurikulum Pembelajaran Mendalam melalui Penelitian Tindakan Kelas berbasis Lesson Study, Pengembangan Model Edukasi Eco Enzyme Berbasis Zero Waste, Perbanyakan Tanaman Pangan Berkelanjutan, Integrasi Mini-Komposter dan Budidaya Tanaman Pekarangan, serta pengenalan lebah tanpa sengat (stingless bee). Setiap kelas tidak hanya menyajikan materi, tetapi juga praktik langsung di laboratorium dan green house sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di madrasah.

Sementara itu, para murid mengikuti kelas eksplorasi sains melalui praktik pembuatan eco-ink dari limbah kulit lidah buaya dan ampas kopi sebagai media pembelajaran ramah lingkungan, serta kegiatan eksplorasi plankton di kawasan UNJ. Pembelajaran berbasis eksperimen tersebut memberikan pengalaman nyata yang mendorong kreativitas, kemampuan berpikir ilmiah, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua MGMP Biologi MA DKI Jakarta, Tinia Leyli Shofia Ahmad, menyampaikan bahwa kolaborasi madrasah dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. “Melalui kegiatan ini, guru memperoleh penguatan kompetensi dan pengalaman praktik yang dapat diimplementasikan di kelas, sementara murid mendapatkan kesempatan belajar langsung di laboratorium perguruan tinggi. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut sehingga madrasah semakin maju, inovatif, dan mampu mencetak generasi yang unggul,” ujarnya.

Partisipasi aktif tiga guru dan tiga murid MAN 9 Jakarta dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat ditularkan kepada warga madrasah sehingga memberikan dampak positif bagi pengembangan budaya belajar, riset, dan inovasi di MAN 9 Jakarta.

Asisten Madrasah

Assalamu'alaikum Wr.Wb.! Ada yang bisa saya bantu tentang madrasah kami?