Jakarta — Sinergi antarmadrasah terus diperkuat dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di era transformasi digital. Salah satu wujud nyata kolaborasi tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Pelatihan Perancangan Media Ajar dan Asesmen Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang diselenggarakan oleh KKG MI DKI Jakarta bekerja sama dengan MIN 4 Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, guru Informatika dari MAN 9 Jakarta Timur dipercaya menjadi fasilitator dan pendamping pembelajaran. Pelatihan dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember 2025, bertempat di aula MIN 4 Jakarta Selatan, dan diikuti oleh 28 guru Madrasah Ibtidaiyah dari berbagai wilayah DKI Jakarta. Dua guru yang terdaftar tidak dapat hadir karena kegiatan berlangsung pada masa libur semester, di mana sebagian guru telah memiliki agenda keluarga.
Pelatihan ini berfokus pada penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi AI secara pedagogis, khususnya dalam perancangan media pembelajaran serta asesmen formatif dan sumatif. Para peserta memperoleh pendampingan dalam penggunaan Canva AI dan Quizizz untuk menyusun media ajar dan kuis yang lebih kontekstual, efektif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik MI.
Selain itu, peserta juga dibekali strategi menjaga integritas asesmen digital. Fasilitator memperkenalkan pemanfaatan aplikasi Ruang Ujian sebagai salah satu solusi pendukung untuk meminimalkan praktik kecurangan saat pelaksanaan evaluasi pembelajaran daring. Pendekatan ini dinilai relevan dengan tantangan pembelajaran digital sekaligus sejalan dengan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam pendidikan madrasah.

Kegiatan pelatihan dirancang dengan mengintegrasikan Pendekatan Pembelajaran Mendalam serta Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), sehingga pemanfaatan teknologi tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan makna belajar, refleksi, dan nilai-nilai karakter peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun praktik kolaboratif yang berkelanjutan antar madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran. Partisipasi guru MAN 9 Jakarta sebagai fasilitator mencerminkan komitmen madrasah dalam berkontribusi aktif bagi pengembangan pendidikan madrasah di tingkat regional, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan transformasi digital pendidikan.