Jakarta (OSPK MAN 9 Jakarta) — Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MAN 9 Jakarta kembali menyelenggarakan Sidang Pleno Ekstrakurikuler sebagai salah satu program kerja utama di tahun ini pada Sabtu (18/10). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.10 WIB ini diadakan di beberapa ruang kelas, mulai dari XII-B hingga XII-F, dan dibagi menjadi lima sesi agar seluruh ekstrakurikuler dapat berpartisipasi secara teratur dan efektif.
Sidang Pleno Ekstrakurukuler ini bertujuan memberikan wadah bagi setiap pengurus dan anggota ekstrakurikuler untuk memaparkan, mengevaluasi, serta mengembangkan program kerja mereka. Tidak hanya sebagai forum penilaian, kegiatan ini juga menjadi ruang kreativitas yang menumbuhkan rasa tanggung jawab, keberanian berbicara, serta kemampuan berorganisasi di kalangan siswa.
“Tujuan utama sidang ini adalah untuk memberi kesempatan bagi setiap eskul agar bisa menyampaikan ide, kendala, serta evaluasi dari kegiatan yang sudah mereka jalankan. Dengan begitu, arah kegiatan eskul bisa lebih jelas dan terarah,” ujar Tantri selaku ketua pelaksana.
Setiap sesi diisi oleh kelompok ekstrakurikuler berbeda. Sesi pertama diikuti oleh Japanese Club, ASEAN, JurnalGrafi, English Club, dan PIK-R. Sesi kedua menghadirkan ROHIS, Drum Band, Basket, serta Tahfidz. Dilanjut dengan Sesi ketiga yang diisi oleh Taekwondo, Pramuka, PMR, Adiwiyata, dan KIR. Kemudian Sesi keempat menampilkan Arabic Club, Paskibra, MSC, Futsal, dan Hadroh. Terakhir, Sesi kelima diisi oleh E-Sport, Math Club, dan Robotic Club.

Masing-masing ekstrakurikuler diberi kesempatan untuk memaparkan hasil kegiatan, kendala yang dihadapi, serta rencana pengembangan ke depannya. Dengan sistem pembagian sesi ini, kegiatan berlangsung lebih tertib dan memungkinkan setiap perwakilan mendapat waktu yang proporsional untuk menyampaikan pandangan mereka.
“Menurut saya, jalannya kegiatan Sidang Pleno Ekskul tahun ini lebih lancar dibanding tahun sebelumnya. Namun, tentu masih ada beberapa hal yang bisa di-improve agar lebih baik lagi ke depannya,” ucap Akhdan, Ketua Umum MPK.
Tak hanya dari pihak siswa, sejumlah guru pembimbing juga turut memberikan evaluasi positif. Mereka menilai bahwa kegiatan ini menunjukkan peningkatan dalam koordinasi dan semangat berorganisasi, meski masih perlu ditingkatkan dari sisi komunikasi dan kepekaan antaranggota.
“Secara umum kegiatan berjalan lancar, namun komunikasi antaranggota dan koordinasi teknis masih bisa lebih diperkuat. Hal ini penting agar setiap ekstrakurikuler semakin solid dan berdaya guna,” tutur Kamil, Pembina MPK OSIS.
Sidang Pleno Ekstrakurikuler ini menjadi bukti nyata bahwa OSIS dan MPK MAN 9 Jakarta tidak hanya menjalankan kegiatan secara formalitas, melainkan benar-benar berupaya menciptakan ruang partisipatif bagi seluruh siswa. Melalui forum ini, setiap ekstrakurikuler didorong untuk semakin aktif, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan potensi mereka serta berkontribusi bagi lingkungan madrasah.
Dengan semangat kolaborasi dan evaluasi yang positif, Sidang Pleno Ekstrakurikuker AR-RU’YATULMUTTAZIMAH diharapkan mampu melahirkan generasi siswa yang tidak hanya cakap berorganisasi, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi yang baik di masa depan./P4sep&Delta9
“Tujuan utama sidang ini adalah untuk memberi kesempatan bagi setiap eskul agar bisa menyampaikan ide, kendala, serta evaluasi dari kegiatan yang sudah mereka jalankan. Dengan begitu, arah kegiatan eskul bisa lebih jelas dan terarah,” ujar Tantri selaku ketua pelaksana.