Jakarta (Humas MAN 9) — Kabar membanggakan datang dari keluarga besar MAN 9 Jakarta. Salah satu guru, Natalia Rumanti Hartono, berhasil meloloskan karya cerpennya melalui proses kurasi dan akan diterbitkan dalam buku “Greed Files: Arsip Keserakahan Manusia – Jilid 27”. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kontribusi madrasah dalam penguatan literasi sekaligus pendidikan karakter.
Buku tersebut resmi diluncurkan pada 23 April 2026, bertepatan dengan Hari Buku Sedunia, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi. Kehadiran buku ini diharapkan menjadi sumber literasi inspiratif sekaligus memperkuat nilai-nilai antikorupsi di lingkungan pendidikan, khususnya madrasah.
Momentum peluncuran ini semakin istimewa karena sekaligus menjadi puncak pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia untuk kategori penulisan cerpen antikorupsi terbanyak. Sejak 9 Maret hingga 14 April 2026, terkumpul sebanyak 1.581 cerpen dari 1.581 penulis yang berasal dari 21 provinsi, bahkan melibatkan penulis dari Malaysia, yang kemudian diterbitkan dalam 40 jilid buku.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif, di antaranya Ibnu Basuki Widodo, Gol A Gong, serta perwakilan dari Pena Integritas, SIP Publishing, dan Perpustakaan Nasional RI. Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat pesan pentingnya literasi sebagai media membangun kesadaran antikorupsi sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Natalia menyampaikan rasa syukur dan harapannya atas capaian ini. “Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menjadi bagian dari gerakan literasi antikorupsi ini. Semoga karya sederhana ini mampu menginspirasi pembaca untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kepala MAN 9 Jakarta, Pramesti Indraningsih, juga memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. “Prestasi ini merupakan wujud nyata bahwa guru madrasah tidak hanya mengajar, tetapi juga berkarya dan menginspirasi. Ini sejalan dengan komitmen kami dalam membangun Zona Integritas melalui penguatan literasi dan karakter,” tuturnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh SIP Publishing bekerja sama dengan Pena Integritas dan Yayasan Rumah Indonesia Menulis, serta didukung oleh KPK RI. Diharapkan, karya ini menjadi kontribusi nyata dalam membangun generasi yang berintegritas, jujur, dan berkarakter melalui kekuatan literasi.