Oleh: Nurzanah
Mengawali bulan Agustus dengan penuh keheningan dan kekhusyukan, jajaran keluarga besar MAN 9 Jakarta Timur turut berpartisipasi aktif dalam ajang Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan spiritual berskala nasional ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, diselenggarakan di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Acara ini dihadiri oleh seluruh elemen di lingkungan Kementerian Agama, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K), hingga staf dan pendidik dari berbagai satuan kerja.
Kekhusyukan dan Kebersamaan di Istiqlal & Monas
Dengan mengenakan busana bernuansa putih yang melambangkan kesucian dan persatuan, para guru, tenaga kependidikan, serta jajaran pimpinan MAN 9 Jakarta Timur tampak kompak membentangkan spanduk keikutsertaan mereka.
Kehadiran seluruh pegawai Kemenag—baik ASN maupun P3K—dalam momentum zikir ini menjadi wujud nyata komitmen bersama untuk senantiasa mendoakan keselamatan, kedamaian, dan kemajuan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global.
Melalui zikir dan doa kebangsaan ini, tidak hanya memohon keberkahan bagi negeri, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memperkuat solidaritas di antara sesama pegawai di lingkungan Kementerian Agama.
Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Rangkaian acara diawali dengan lantunan zikir bersama, dilanjutkan dengan pembacaan doa kebangsaan yang dipimpin oleh para tokoh agama. Suasana khidmat begitu terasa ketika ribuan peserta melantunkan doa dengan penuh harapan agar Indonesia senantiasa dilindungi, diberi kedamaian, serta diantarkan menuju keadilan dan kemakmuran yang merata.
Partisipasi aktif dari MAN 9 Jakarta Timur ini diharapkan dapat membawa semangat spiritual yang positif ke dalam lingkungan madrasah, memotivasi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk terus mengabdi demi kemajuan pendidikan agama dan kebangsaan.