Jakarta (Humas MAN 9) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9 Jakarta melaksanakan kegiatan penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang diikuti oleh seluruh warga madrasah sebelum pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.
Pada tahun ini, MAN 9 Jakarta menerima dan menyembelih tiga ekor sapi kurban dengan total hasil daging mencapai 420 kilogram, dan 1 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik yang tergabung sebagai shohibul kurban. Keterlibatan seluruh unsur madrasah menunjukkan kuatnya budaya gotong royong dan semangat beribadah yang terus tumbuh di lingkungan MAN 9 Jakarta.
Kepala MAN 9 Jakarta, Pramesti Indraningsih, menyampaikan bahwa kegiatan kurban bukan sekadar ibadah ritual tahunan, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi peserta didik. Menurutnya, nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama harus ditanamkan melalui pengalaman nyata.
“Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa keberhasilan hidup tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kepedulian dan kemauan untuk berbagi. Kurban mengajarkan keikhlasan, kebersamaan, serta rasa syukur atas nikmat yang Allah Swt. berikan,” ujar Pramesti.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terstruktur mulai dari apel pembukaan, serah terima simbolis hewan kurban, penyembelihan, pencacahan daging, hingga pendistribusian kepada para penerima manfaat. Seluruh proses melibatkan panitia yang terdiri atas guru, tenaga kependidikan, pengurus OSIS, dan Rohani Islam (Rohis) MAN 9 Jakarta. Keterlibatan murid secara langsung menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual tentang nilai-nilai keagamaan dan sosial. Bahkan kurban kambing disembelin oleh salah seorang murid.
Dari total 420 kilogram daging kurban yang diperoleh, pendistribusian dilakukan kepada berbagai kelompok penerima manfaat, antara lain shohibul kurban, guru dan tenaga kependidikan (GTK), kepala Madrasah serta Kepala Tata Usaha yang pernah menjabat di MAN 9 Jakarta, tokoh masyarakat sekitar, panitia OSIS dan Rohis, masyarakat penerima kupon, siswa mustahik, petugas konsumsi, serta unsur komite dan koordinator kelas. Sebanyak 100 kilogram daging didistribusikan kepada masyarakat sekitar melalui sistem kupon, sementara 60 kilogram dialokasikan khusus bagi siswa yang termasuk kategori mustahik.
Ketua pelaksana kegiatan, Muchlis, menyampaikan bahwa distribusi daging kurban merupakan bentuk nyata kepedulian madrasah terhadap lingkungan sekitar. Selain mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas dari ibadah kurban.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh guru, tenaga kependidikan, siswa, dan masyarakat menjadi bukti bahwa kurban tidak hanya menghadirkan keberkahan bagi yang beribadah, tetapi juga bagi mereka yang menerima manfaatnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Kurban 1447 H ini, MAN 9 Jakarta kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai keagamaan. Semangat berbagi yang tumbuh dalam kegiatan kurban diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi sesuai dengan visi madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.


