Jakarta (Humas MAN 9) — Dengan kerja senyap namun terukur, MAN 9 Jakarta Timur kembali menegaskan kapasitasnya dengan meraih dua medali emas dari dua tim yang diturunkan pada Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kompetisi internasional yang berlangsung 18–21 Desember 2025, diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan FMIPA UGM, menuntut riset yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi berani menjawab persoalan nyata.
Salah satu medali emas diraih pada kategori: Applied Environmental Science melalui karya “Transformation of Maggot Waste into Smart and Environmentally Friendly Organic Fertilizer in DKI Jakarta” di bawah bimbingan Natalia Rumanti Hartono, S.Pd., M.Pd. Riset ini menegaskan bahwa budaya riset di MAN 9 Jakarta Timur dibangun dengan arah yang jelas: relevan, aplikatif, dan berdampak.
Tim Peneliti: Ananda Salsabila (XII-B), Fildza Kayla Amin (XII-B), Az Zahra Adya Wirawibowo (XI-A), Shofiyyah Kusuma Dewi (XI-E), Alif Rafi Rabbani (XI-F), dan Ashhabul Kahfi Binoba (XI-F).
Prestasi ini menjadi penanda kuat bahwa madrasah bukan sekadar mengikuti arus kompetisi, tetapi konsisten menghadirkan karya ilmiah bermutu yang siap bersaing di level global melalui kerja kolaboratif dan berkelanjutan.