Literasi digital memiliki peran penting bagi guru dan siswa terutama saat pandemi Covid-19 yang sebagian besar aktivitasnya berbasis digital. Sebagai upaya meningkatkan literasi digital dengan mendukung Indonesia Makin Cakap Digital, MAN 9 Jakarta pada Kamis (15/7/2021) mengikuti program yang terlaksana berkat kerja sama antara KOMINFO RI dengan SIBER KREASI yang merupakan Gerakan Nasional Literasi Digital untuk area DKI Jakarta & Banten, khususnya Jakarta Timur.

Indonesia Makin Cakap Digital diluncurkan secara langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. Program acara dengan topik “Kreatif, Positif, dan Aman Bermedia Sosial”, sangat menarik untuk dibahas. Guru dan peserta didik yang hadir melalui virtual sangat antusias untuk menyimak materi untuk mendapat ilmu baru yang disampaikan oleh berbagai narasumber hebat. Tercatat lebih dari 700 peserta yang mengikuti giat ini.

Mendengar kata media sosial tentu sudah tidak asing bagi kita semua, terlebih bagi pelajar yang juga menikmati berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Whatsapp, Youtube, Tiktok, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana pelajar menggunakan media sosialnya dengan personal branding yang baik?

Pelajar dan seluruh elemen masyarakat perlu memiliki dan memahami self management seperti digital skills, sehingga memiliki kemampuan yang tercukupi dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras/lunak juga sistem operasi digital seperti laptop atau handphone. Dan yang utama adakah skill mengolah media sosial.

Nah, untuk kalian siswa MAN 9 Jakarta, posting yang penting saja yuk.. Bukan yang penting posting. Saring sebelum sharing itu penting banget loh untuk kita implementasikan. Ketika kita sudah memiliki digital skills, juga harus memiliki kesadaran untuk riset secara pribadi sehingga kita mengetahui informasi yang benar dan dari sumber yang valid. Sekarang banyak loh portal resmi yang bisa diakses masyarakat luas sehingga ketika masyarakat bingung informasi tersebut hoax atau tidak, bisa langsung cek di portal resmi yang bersangkutan.

Lalu etika apa saja yang perlu dijaga oleh pemilik media sosial? Pertama, protect your privacy, pastikan tidak semua orang bisa mengakses seluruh postingan ya… Kedua, filter akun-akun yang tidak memberi insight. Terakhir, isi media sosial dengan konten positif ya! Penuhi media sosial dengan konten edukasi, inspirasi, hiburan, dan kekinian.

Yang menjadi sumber utama dalam bermedia sosial adalah tangan. Ya, tangan kita sendiri. Diri sendiri lah yang mengatur mau dibawa ke arah mana jari kita ketika sedang menggunakan media sosial, tentu sudah pasti bisa memiliki impact positif maupun negatif dalam kehidupan nyata dan maya.

Dampak positif media sosial adalah memperluas networking dan komunikasi, mendekatkan yang jauh bukan menjauhkan yang dekat loh… Tidak terbatas dengan jarak dan waktu dalam mendapatkan informasi secara cepat, gratis pula. Untuk pelajar, media sosial juga bisa menjadi sarana pendukung dalam belajar, saat ini banyak konten edukatif yang menarik dan kreatif.

Dampak negatif media sosial seperti FOMO (Fear of Missing Out) atau ketakutan terhadap sesuatu hal yang tidak bisa dicapai dan merasa insecure dengan melihat kemampuan orang lain. Dampak lainnya juga bisa mengganggu kesehatan loh, seperti gangguan jam tidur karena terlalu lama asik bermain, bahkan bahayanya sampai menggangu kesehatan mental. Kurang bersosialisasi secara nyata dan terpapar virus hoax juga menjadi perhatian khusus.

Penulis jadi punya tips untuk bermedia sosial nih.. Before you speak and forward information, please THINK; Is it True? Is it Helpful? Is it Inspiring? Is it Necessary? Is it Kind?

Yang terakhir adalah, kita harus bersama-sama melawan konten negatif yang beredar dengan luas dan sangat cepat di dekat kita. Caranya seperti apa yaaa? Laporkan kepada pihak yang berwenang dalam menerima aduan hoax, berhenti melakukan forward konten negatif kepada orang lain, dan yang terakhir berani menjadi penangkal hoax dengan menegur secara sopan dan baik disertai fakta dan data informasi yang valid.

Makin cakap digital makin kita bijak menggunakan media sosial. Mari bersama menjadi pengguna media sosial yang cerdas! #IndonesiaMakinCakapDigital./NLF

Related posts