Jakarta (Humas Man 9) — Siswa kelas X MAN 9 mengadakan kegiatan observasi lapangan atau lebih dikenal dengan istilah outing class ke kota Bogor, Kamis (10/1/2019). Program sekolah yang dilaksanakan setiap tahun ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X jurusan IPA, IPS dan IIK.

“Tujuan kegiatan observasi lapangan yaitu untuk membekali keterampilan siswa dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya,” tutur Desridha, salah seorang guru pendamping kegiatan. “Untuk itu, dalam kegiatan ini melibatkan siswa, guru dan lingkungan,” tambahnya.

Kampung Horta dan Jungle Land merupakan tempat yang dijadikan sebagai tempat pembelajaran di luar kelas tersebut. Pemilihan kedua lokasi tersebut karena lebih dekat jaraknya dari ibu kota Jakarta. Kampung Horta menjadi lokasi pertama yang dikunjungi para siswa. Kampung Horta merupakan kawasan wisata edukasi yang menyajikan paket-paket pelatihan tentang segala macam kegiatan hortikultura untuk para pengunjung. Peserta observasi lapangan melakukan berbagai kegiatan antara lain membuat penganan klepon dengan bahan dasar ubi, pelatihan teknik menanam menggunakan hidrogel hidroponik, serta cara penyablonan.

Siswa dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok putra, putri jurusan IPA dan putri jurusan IPS. Masing-masing kelompok dibimbing oleh dua orang pembimbing dari Kampung Horta,” tutur Desridha lagi.

Para siswa sangat antusias mengikuti semua kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Horta yang berlokasi di daerah Ciapus tersebut. Setelah makan siang, seluruh siswa melanjutkan perjalanan ke Jungle Land sebagai tujuan kedua. Sebelum pulang, para siswa diberikan bingkisan berupa karya yang sudah mereka hasilkan.

Jungle Land merupakan lokasi kedua yang dikunjungi oleh peserta observasi lapangan. Objek wisata yang terletak di kawasan Sentul Nirwana, Sentul City, Bogor, memiliki berbagai wahana dan atraksi yang bisa dinikmati. Peserta observasi lapangan merasa tertantang untuk mencoba berbagai wahana yang terdapat di Jungle Land yang merupakan terbesar di negara kita ini. Wahana yang sangat menguji nyali membuat para siswa merasa penasaran untuk mencobanya.

“Segala kegiatan yang telah dilakukan dalam observasi lapangan ini sangat berhubungan dengan pelajaran yang mereka pelajari di sekolah, seperti biologi, ekonomi, fisika, keagamaan dan lain-lain,” Desridha menjelaskan.

“Selain itu, pembelajaran seperti ini lebih aktif,  interaktif dan lebih menyenangkan karena para siswa bisa langsung berinteraksi langsung dengan narasumber,” imbuhnya.

Sebelum kembali ke Jakarta, peserta observasi lapangan menunaikan salat Magrib berjamaah di Masjid Andalusia, yang berada di kawasan Sentul. Tepat pukul 20.00 wib seluruh peserta observasi lapangan sampai di MAN 9 Jakarta. Semoga para siswa dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari ini./dz

Related posts