Jakarta (Humas MAN 9) — Kamis (25/10) OSIS dan PIK KRR Man 9 menyelenggarakan Penyuluhan atau Talk Show Anti NAPZA. “Madani Health Care (MHC) Foundation yang dipimpin oleh Ust. Dermawan, alumni MAN 9, bersama tim yang mengisi acara”, jelas Murni, Pembina PIK KRR.

Yessy, Kepala MAN 9 dalam sambutannya memberi penjelasan, “Judul acara ini Tupatsambel, yang merupakan singkatan dari tukar pendapat sambil belajar. Jadi kegiatan belajar untuk kelas X dialihkan dengan kegiatan penyuluhan NAPZA”.

Acara dimulai pukul 08.00 di aula MAN 9. “Sasaran kegiatan seluruh peserta didik kelas X”, ungkap Murni. “Selain menyimak materi tentang NAPZA, kegiatan juga dimeriahkan dengan drama tentang bahaya NAPZA dan Stand Up Comedy tentang NAPZA”, tambahnya.

Kegiatan talk show bertujuan selain memberikan pemahaman bagi remaja   sebagai generasi penerus agar berakhlak mulia, bebas dari narkoba, juga agar peserta talk show dapat lebih memahami tentang bahaya penularan HIV/AIDS, dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh penggunaan narkoba.

Murni melengkapi, “Kegiatan ini juga bertujuan memberikan bimbingan untuk mengubah masa depan bangsa dan negara yang lebih baik melalui karakter dan pola hidup remaja yang lebih baik dan lebih sehat”. “ Juga memperkuat fisik dan mental para remaja untuk menghadapi dampak globalisasi, terutama masalah narkoba, serta mempererat tali persaudaraan antara remaja khususnya siswa-siswi MAN 9 yang mengikuti Talk Show Bahaya Napza ini”, ungkap Murni kepada Tim Humas.

“Semoga di tupatsambel yang akan datang akan lebih baik lagi,  dan lebih membuat para peserta lebih antusias terhadap acara”, Murni menyampaikan harapannya di akhir sesi wawancara dengan Tim Humas./mrn/tlsa

Related posts